MENGENAL ANAK TUNADAKSA
Minggu, 17 November 2013 2 komentar

Kebutuhan Pendidikan bagi Anak Tunadaksa


Secara umum perkembangan manusia dapat dibedakan dalam aspek psikologis dan fisik. Aspek fisik merupakan potensi yang berkembang dan harus dikembangkan oleh individu. Pada anak tundaksa ,potensi itu tidak utuh karena ada bagian tubuh yang tidak sempurna. Dalam usahanya untuk mengaktualisasikan dirinya secara utuh  biasanya dialihkan pada bagian tubuh yang lain. Misalnya bila ada kerusakan pada tangan kanan, maka tangan kiri akan lebih berkembang sebagai kompensasi kekurangan  yang di alami tangan kanan. Scara umum perkembangan fisik anak tunadaksa ddapat dikatakan atau bagian tubuh lain yang terpengaruh oleh kerusakan tersebut.
1 komentar

Perkembangan Anak Tunadaksa

1.      Perkembangan Kognitif
Implikasi dalam konteks perkembangan kognitif menurut Gunarsa dalam Efendi (2006:124)  ada empat aspek yang turut mewarnai, yaitu:
  1. Kematangan, kematangan merupakan perkembangan susunan saraf misalnya mendengar yang diakibatkan kematangan susunan sarat tersebut.
1 komentar

Dampak Ketunadaksaan

Tidak dapat dipungkiri bahwa fungsi motorik dalam kehidupan manusia sangat penting, terutama jika seseorang itu ingin mengadakan kontak dengan lingkungannya, baik lingkungan sosial maupun lingkungan alam sekitarnya. Maka peranan motorik sebagai sarana yang dapat mengantarkan seseorang  untuk melakukan aktifitas mempunyai posisi yang dapat mengantarkan seseorang untuk melakukan aktifitas mempunyai posisi yang sangat strategis, disamping kesertaan indra yang lain. Oleh karena itu, dengan terganggunya fungsi motorik sebagai akibat dari penyakit, kecelakaan atau bawaan sejak lahir, akan berpengaruh terhadap keharmonisan indra yang lain dan pada gilirannya akan berpengaruh pada fungsi bawaannya.
1 komentar

Etiologi Anak tunadaksa

Kondisi kelainan pada fungsi anggota tubuh atau tunadaksa dapat terjadi pada saat:
  1. Sebelum anak lahir (prenatal)
Insiden kelainan fungsi anggota tubuh atau ketunadaksaan yang terjadi sebelum bayi lahir atau ketika dalam kandungan dikarenakan faktor genetik dan kerusakan pada sistem saraf pusat. Faktor lain yang menyebabkan kelainan pada bayi selama kandungan yaitu:
Jumat, 08 November 2013 1 komentar

Kondisi Fisik Anak Tunadaksa



Secara umum perkembangan manusia dapat dibedakan dalam aspek psikologis dan fisik. Aspek fisik merupakan potensi yang berkembang dan harus dikembangkan oleh individu. Pada anak tundaksa ,potensi itu tidak utuh karena ada bagian tubuh yang tidak sempurna. Dalam usahanya untuk mengaktualisasikan dirinya secara utuh  biasanya dialihkan pada bagian tubuh yang lain. Misalnya bila ada kerusakan pada tangan kanan, maka tangan kiri akan lebih berkembang sebagai kompensasi kekurangan  yang di alami tangan kanan. Scara umum perkembangan fisik anak tunadaksa ddapat dikatakan atau bagian tubuh lain yang terpengaruh oleh kerusakan tersebut.
0 komentar

Rehabilitasi Anak Tunadaksa

Rehabilitasi Anak Tunadaksa menurut Suroyo,1977
Maksud rehabilitasi disini adalah suatu upaya yang dilakukan pada penyandang kelainan fungsi tubuh  atau tunadaksa, agar memiliki untuk berbuat sesuatu yang bergunna baik bagi dirinya maupun orang lain. Dengan dibatasi pada proses pemberian bantuan kepada penderita untuk mencapai tingkat penyesuaian selaras dengan kemampuannya. Kelainan pada fungsi anggota tubuh, baik yang tergolong pada tunadaksa ortopedi maupun neorologis akan berpengaruh terhadap kemampuan fisik, mental, dan sosial dalam menitis tugas perkembangannya.
0 komentar

Penyebab Anak Tunadaksa

 
Cerebral palsy

Sebab-sebab yang timbul sebelum kelahiran :
Ø  Faktor kongenital ketidaknormalan sel kelamin pria.
Ø  Pendarahan waktu kehamilan.
Ø  Trauma atau infeksi pada waktu kehamilan.
Ø  Kelahiran prematur.
Ø  Keguguran yang sering dialami ibu.
Ø  Usia ibu yang sudah lanjut pada waktu melahirkan anak.
0 komentar

klasifikasi

Klasifikasi cerebral palsy

Menurut Bakwin,cerebral palsy dapat dibedakan sebagai berikut:
v  Spasticity, yaitu kerusakan pada cortex cerebri yang menyebabkan hiperactive reflex dan stretch reflex. Spasticity dapat dibedakan menjadi:
a.       Paraplegia, apabila kelainan menyerang kedua tungkai.
b.      Quadriplegia, apabila kelainan menyerang kedua lengan dan kedua tungkai.
c.       Himeplegia, apabila kelainan menyerang satu lengan dan stu tungkai yang terletak pada belahan tubuh yang sama.
Minggu, 27 Oktober 2013 0 komentar

Karakteristik Tunadaksa


Kelainan anak yang dikategorikan sebagai penyandang tunadaksa dapat dikelompokkan menjadi:
1.      Kelainan tubuh
Anak tunadaksa ortopedi (orthopedically handicapped) ialah anak tunadaksa yang mengalami kelainan, kecacatan, ketunaan tertentu pada bagian tulang, otot tubuh, ataupun daerah persendian (Heward & Orlansky,1988), baik yang dibawa sejak lahir maupun yang diperoleh kemudian (karena penyakit atau kecelakaan), sehingga mengakibatkan terganggunya fungsi tubuh secara normal. Contoh kelainan termasuk dalam kategori tunadaksa ortopedi ini di antaranya: poliomyelitis, tubercolisis tulang, osteomyelitis, arthbritis, paraplegia, muscle dystrophia, kelainan anggota atau anggota badan yang tidak sempurna, cacat punggung, amputasi tangan, lengan, kaki, dan lain-lain. Kelainan tubuh ini meliputi kondisi kekuranglengkapan anggota tubuh yang dikarenakan sesuatu hal atau kejadian meliputi cacat sejak lahir dan amputasi.
Jumat, 25 Oktober 2013 0 komentar

Layanan Pendidikan Anak Tunadaksa

1.      Layanan Terpadu

Bagi anak yang memiliki kondisi intelegensi normal dan sudah tidak terlalu banyak atau rutin menjalani terapi baik medis maupun fisik dapat bersekolah  di sekolah umum. Secara akademik, anak tunadaksa telah menunjukkan prestasi yang cukup baik di sekolah umum. 
0 komentar

Pengertian Tunadaksa


Organ tubuh memiliki peranan sangat penting untuk mobilitas. Hal ini disebabkan dengan memanfaatkan kedua jenis organ tubuh tersebut untuk dapat melangkapi dan merealisasikan segala keinginan dalam bergerak dari satu tempat ke tempat lain, baik yang dilakukan secara parsial maupun integral bersama organ sensoris pendukung lainnya. 
 
;